MAKALAH
STRATEGI
PEMBELAJARAN DI SD
“ Pemilihan Metode Mengajar“
DISUSUN OLEH :
Nama : Monita Utami
Bp : 1820180
Kelas : PGSD 44
DOSEN PEMBIMBING
Yessi Rifmasari, M. Pd.
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
SEKOLAH TINGGI KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
ADZKIA
PADANG
2020
A. Hakikat Metode
Mengajar Dalam Pembelajaran
Metode mengajar merupakan salah satu komponen yang harus digunakan dalam
kegiatan pembelajaran karena untuk mencapai
tujuan pembelajaran maupun dalam upaya membentuk kemampuan siswa
diperlukan adanya suatu metode atau cara mengajar yang efektif. Dalam memilih
dan menerapkan metode mengajar, guru harus mengutamakan untuk melakukan
tindakan bagaimana caranya membelajarkan siswa supaya efektif dan maksimal
dalam melakukan proses pembelajaran maupun memperoleh hasil belajar.
Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan dalam penggunaan metode
mengajar ini, prinsip tersebut terutama berkaitan dengan faktor perkembangan
kemampuan siswa, diantaranya berikut ini:
1. Metode mengajar
harus memungkinkan dapat memberikan rasa ingin tahu siswa lebih jauh terhadap
materi pelajaran (curiosity).
2. Metode mengajar
harus memungkinkan dapat memberikan peluang untuk berekspresi yang kreatif
dalam aspek seni.
3. Metode mengajar
harus memungkinkan siswa belajar melalui pemecahan masalah.
4. Metode mengajar
harus memungkinkan siswa untuk selalu ingin menguji kebenaran sesuatu.
5. Metode mengajar
harus memungkinkan siswa untuk melakukan penemuan (inkuiri) terhadap sesuatu
topik permasalahan.
6. Metode mengajar
harus memungkinkan siswa mampu menyimak.
7. Metode mengajar
harus memungkinkan siswa untuk belajar secara mandiri (independent study)
8. Metode mengajar
harus memungkinkan siswa untuk belajar secara bekerja sama (cooperative learning).
9. Metode mengajar
harus memungkinkan siswa untuk lebih termotivasi dalam belajarnya.
10. Prinsip-prinsip tersebut dalam prosesnya merupakan esensi dan karakteristik
dari masing-masing metode mengajar.
Penggunaan metode mengajar
dalam pembelajaran ditinjau dari segi prosesnya memiliki fungsi-fungsi sebagai
berikut :
1. Sebagai alat atau cara untuk mencapai tujuan
pembelajaran atau membentuk kompetensi siswa. Setiap pembelajaran memiliki
tujuan sehingga dalam proses pembelajarannya harus ada suatu cara maupun teknik
yang memungkinkan dapat mencapai tujuan tersebut secara efektif.
2. Sebagai gambaran aktivitas yang harus ditempuh oleh siswa dan guru dalam
kegiatan pembelajaran. Tahapan-tahapan kegiatan belajar mengajar pada dasarnya
adalah prosedur dari masing-masing metode yang digunakan dalam pembelajaran
tersebut.
3. Sebagai bahan pertimbangan
dalam menentukan alat penilaian pembelajaran. Karakteristik metode mengajar dapat
dijadikan sebagai pertimbangan untuk penilaian, misalnya kegiatan pembelajaran
yang menggunakan metode ceramah, tanya jawab akan berbeda penilaiannya dengan
metode demonstrasi atau latihan/praktik.
4. Sebagai bahan pertimbangan
untuk menentkan bimbingan dalam kegiatan pembelajaran, apakah dalam kegiatan
pembelajaran tersebut perlu bimbingan secara individu atau kelompok.
Memperhatikan beberapa hakikat
dan prinsip-prinsip metode mengajar di atas menunjukkan betapa pentingnya suatu
metode pembelajaran dalam mencapai tujuan pembelajaran. Oleh karena itu, guru
harus cermat dan fleksibel dalam menentukan metode yang digunakan dalam
pembelajaran.
B. Faktor-Faktor Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pemilihan Metode Mengajar
Penentuan atau pemilihan metode mengajar dalam pembelajaran harus
mempertimbangkan beberapa faktor yang mempengaruhi pembelajaran. Faktor-faktor
tersebut adalah sebagai berikut.
1. Tujuan Pembelajaran atau
Kompetensi Siswa
Tujuan pembelajaran
atau kompetensi yang akan dicapai siswa merupakan faktor utama yang harus
dipertimbangkan dalam pemilihan metode mengajar. Tujuan pembelajaran atau
kompetensi dasar merupakan pernyataan yang diharapkan dapat diketahui,
disikapi, dan atau dilakukan siswa setelah mengikuti proses pembelajaran.
Rumusan tersebut sebagai dasar acuan dalam melakukan pembelajaran. Oleh karena
itu, pemilihan metode mengajar harus berdasarkan pada tujuan pembelajaran atau
kompetensi yang akan dicapai siswa. Untuk mempermudah
dalam memahami tujuan pembelajaran dan kompetensi siswa, mari kita kaji kembali
tujuan pembelajaran berdasarkan ranah kognitif, afektif, dan psikomotor.tujuan
yang bersifat khusus atau kompetensi dasar sering mencakup ketiga ranah tersebut.
a. Kognitif
1) Pengetahuan, lebih
menitikberatkan pada kemampuan mengetahui, atau untuk mengingat sesuatu.
2) Pemahaman, lebih
menekankan pada kemampan menerjemahkan, memahami sesuatu dan seterusnya.
3) Penerapan, lebih
menekankan pada kemampuan membuat, mengerjakan atau menggunakan teori atau
rumus.
4) Analisis, lebih
menekankan pada kemampuan mengkaji, menguraikan, membedakan, mengidentifikasi,
dan seterusnya.
5) Sintesis, lebih
menekankan pada kemampuan menggabungkan, mengelompokkan, menyusun, membuat
rencana program dan seterusnya. Evaluasi, lebih menekankan pada kemampuan
menilai berdasarkan norma atau kemampuan menilai pekerjaan sesuatu.
b. Afektif
1) Penerimaan, lebih
menekankan pada kemampuan peka, atau kemampuan menerima.
2) Partisipasi, lebih
menekankan pada turut serta pada sesuatu kegiatan dan kerelaan hati.
3) Penilaian dan
penentuan sikap, lebih menekankan pada menentukan sikap. Organisasi, kemampuan
membentuk sistem nilai sebagai pedoman hidup. Pembentukan pola hidup, lebih
menekankan pada penghayatan dan pegangan hidup.
c. Psikomotor
1) Persepsi, lebih
menekankan pada kemampuan berpendapat terhadap sesuatu dan peka terhadap
sesuatu hal.
2) Kesiapan, kemampuan
bersiap diri secara fisik.
3) Gerakan terbimbing,
kemampuan dalam meniru pekerjaan lain/ meniru contoh.
4) Gerakan terbiasa,
keterampilan yang berpegang pada pola.
5) Gerakan yang
kompleks, keterampilan yang lincah, cepat, dan lancer. Penyesuaian, keterampilandalam
mengubah dan mengatur kembali. Kreativitas, kemampuan dalam menciptakan pola
baru.
2. Karakteristik Bahan
Pelajaran/Materi Pelajaran
Salah satu faktor
yang perlu dipertimbangkan dalam memilih metode mengajar adalah karateristik
bahan pelajaran. Ada beberapa aspek yang terdapat dalam materi pelajaran, aspek
tersebut terdiri dari aspek konsep, prinsip, proses, nilai, fakta, intelektual,
dan aspek psikomotor.
a.
Aspek konsep (concept), merupakan substansi isi
pelajaran yang berhubungan dengan pengertian, atribut, karakteristik, label
atau ide dan gagasan sesuatu. Artinya guru akan memilih metode mana yang
dianggap sesuai jika akan mengajarkan tentang konsep, begitu juga dengan aspek
yang lainnya.
b.
Aspek fakta (fact), merupakan substansi isi pelajaran
yang berhubungan dengan peristiwa-peristiwa yang lalu, data-data yang memiliki
esensi objek dan waktu, seperti nama dan tahun yang berhubungan dengan
peristiwa atau sejarah.
c.
Aspek prinsip (principle), merupakan substansi isi
pelajaran yang berhubungan denga aturan, dalil, hukum, ketentuan dan prosedur
yang harus ditempuh. Aspek proses (process),
merupakan substansi materi pelajaran yang berhubungan dengan rangkaian
kegiatan, rangkaian peristiwa, dan rangkaian tindakan.
d.
Aspek nilai (value), merupakan substansi materi
pelajaran yang berhubungan dengan aspek perilaku yang baik dan buruk, yang
benar dan salah, yang bermanfaat dan tidak bermanfaat bagi banyak orang.
e.
Aspek keterampilan intelektual
(intellectual skills), merupakan
substansi materi pelajaran yang berhubungan dengan pembentukan kemampuan
menyelesaikan persoalan atau permasalahan, berpikir sistematis, berpikir logis,
berpikir taktis, berpikir kritis, berpikir inovatif, dan berpikir ilmiah.
f.
Aspek keterampilan psikomotor
(psychomotor skills), merupakan
substansi materi pelajaran yang berhubungan dengan pembentukan kemampuan fisik.
3. Waktu
Pemilihan metode mengajar juga harus memperhatikan alokasi waktu yang tersedia dalam jam pelajaran, ada beberapa metode mengajar yang dianggap relatif banyak menggunakan waktu, seperti metode pemecahan masalah, dan inkuiri. Penggunaan metode ini kurang tepat jika digunakan pada jam pelajaran yang alokasi waktunya telatif singkat sehingga penguasaan materi tidak akan optimal demikian pula dengan pembentukan kemampuan siswa.
5
4. Faktor Siswa
Faktor siswa
merupakan salah satu faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan metode
mengajar, selain faktor-faktor yang telah dikemukakan diatas. Aspek
yangberkaitan dengan faktor siswa terutama pada aspek kesegaran mental (faktor
antusian dan kelelahan), jumlah siswa dan kemampuan siswa. Guru harus bisa
mengelola pembelajaran berdasarkan jumlah siswa dan harus mengatur rempat duduk
supaya sesuai dengan kondisi siswa dalam belajar. Posisi tempat duduk tidak
harus seperti kelas formal regular tetapi bersidat fleksibel dan mendukung
terhadap proses pembelajaran. Demikian pula dengan kemampuan siswa dalam
melakukan proses pembelajaran. Umpamanya dalam proses pembelajaran, guru akan
menggunakan metode eksperimen atau pemecahan masalah maka siswa yang
bersangkutan harus sudah memahami tentang cara belajar eksperimen atau yang
lainnya.
5. Fasilitas, Media, dan
Sumber Belajar
Supaya memperoleh
hasil belajar yan optimal maka setiap peristiwa pembelajaran harus dirancang
secarasistematis dan sistemik. Prinsip-prinsip belajar yang dijadikan landasan
dalam pembelajaran diantaranya adalah ketersediaan fasilitas, media dan sumber
belajar. Guru tidak akan memilih metode mengajar yang memungkinkan menggunakan
fasilitas atau alat belajar yang beragam jika di sekolahnya tidak memiliki
fasilitas dan alat belajar yang lengkap. Dalam hal ini perlu diupayakan,
apabila guru dan siswa akan menggunakan alat atau fasilitas maka guru yang
bersangkutan sebelum pembelajaran harusmempersiapkan terlebih dahulu. Media
pesan lisan (bahasa) harus dapat dipahami siswa sehingga siswa tidak menimbulkan
verbalisme. Pemberdayaan media maupun bahasa yang digunakan harus disesuaikan
dengan kemampuan siswa.
DAFTAR
PUSTAKA
Anitah, Sri, Dkk. 2007. Strategi Pembelajaran di SD edisi 1.
Universitas Terbuka. Jakarta
Anonim. 2012. Resume Pemilihan Metode Mengajar. http://hoshi-tvxq5.blogspot.com/2012/05/resume-pemilihan-metode-mengajar.html 09 Februari 2013
Mardiana, Pungki. 2012. Pemilihan Metode Pembelajaran dan Faktor –
faktor yangMempengaruhinya.http://pungkimardiana.blogspot.com/2012/11/pemilihan-metode-pembelajaran-dan_1.html
09 Februari 20313
Yunanda, Martha. 2012. Cara Memilih Metode dan Model Pembelajaran
yang Tepat.http://id.shvoong.com/social-sciences/education/2276680-cara-memilih-metode-danmodel/#ixzz26nlskjtL
09 Februari 2013
Menurut kamu metode mengajar apa yg paling bagus digunakan?
BalasHapusKeren semangat terus
BalasHapusTerimakasih artikelnya sangat membantu
BalasHapusLuar biasa.semangat terus✊
BalasHapus